Advan i6, Fullview & Bertenaga, Berani Dibandingkan!

0
179

Destinasi Bandung-Advan i6, Fullview & Bertenaga. Berani Dibandingkan!. Biru berkilau, emas yang elegan, dan hitam tegas menjadi identitas dari Advan i6. Bukan hanya disitu, Advan i6 pun akan memberikan pengalaman baru bagi konsumen dalam hal multimedia juga berkomunikasi.

Dibanderol Rp 1.499.000, Advan i6 memberikan banyak benefit untuk konsumennya. Dengan pilihan warna trendy glare blue, obsidian black, dan light champagne gold , i6 lahir sebagai telefon pintar berbekal layar Full View Display.

Mengusung tajuk “Powered Full View”, Advan i6 memiliki bentang layar 5,5 inci HD. Bedanya, teknologi pada i6 mengusung rasio layar 18:9 dengan visual lebih luas dibandungkan layar 5,5 inci pada umumnya yang memiliki rasio 16:9
Advan i6 menggunakan layar Full Display HD 5,5 inci. Teknologi tersebut saat ini sedang trendi dan banyak digunakan oleh lini produk flagship smartphone merek global.

Rasio layar 18:9 menjadikan layar lebih tinggi dan luas. Serta tidak ada tombol fisik. Artinya, Advan i6 mudah, dan nyaman dioperasikan satu tangan.
Perbedaan layar rasio 16:9 dengan 18:9 akan terasa ketika pengguna menonton video atau bermain game, khususnya yang telah mendukung rasio 18:9. Dengan Advan i6, pengguna akan melihat lebih dari biasanya pada layar, arti kata layar akan tampak lebih penuh tanpa ada bingkai hitam lagi.

Perangkat yang didukung RAM 2 GB, dan ROM 16 GB ini pun memiliki daya baterai jumbo. Baterai berdaya 3.300 mAh mampu digunakan beraktivitas sekitar 10 jam. Jadi, tidak ada lagi kata panik tidak membawa power bank atau charger.

Dikatakan Ellen Anggraeni Gunawan selaku General Manager Sales Advan, kehadiran Advan i6 adalah jawaban akan kebutuhan dan tren saat ini. Pengembangan teknologi dan inovasi, menjadi komitmen dari produk kebanggan Indonesia ini.
Full view display pada Advan i6 memberikan pengalaman baru bagi konsumen. Melihat tayangan video dengan layar penuh, serta bermain game menjadi lebih mengasyikan dengan Advan i6 ujarnya.

Rasio 18:9 pada bentang layar 5,5 inci, menjadikan Advan i6 nyaman dalam satu genggaman tangan. Karakteristik konsumen Indonesia, mayoritas mengoperasikan layar telefon pintar dengan satu tangan atau jari. Menurut Ellen, itu bisa diperoleh pada Advan i6.

Layar full view display Advan i6, kian ciamik dengan balutan efek glossy pilihan warna trendy. Sebab, warna biru, putih dan hitam yang ditawarkan menggunakan teknologi in Mould Labelling (IML) juga lapisan elektroplating. Hal itu tentunya menjadikan warna lebih hidup dan berkilau.

“Pilihan warna ini akan memanjakan mata pengguna juga orang yang melihatnya. Bagian belakang bodi yang berkilau itu, dapat digunakan sebagai cermin juga,” ucapnya.

Walau dibanderol Rp.1.499.000, Advan i6 memiliki teknologi dan fitur setara smartphone flagship dari merek global. Face ID dan Fingerprint, menjadi dua dari sekian tembok keamanan yang ditawarkan.

Fitur Face ID menggunakan sensor dengan algoritma pengenal wajah yang mampu mengenali titik detail wajah untuk membuka kunci layar. Sistem pengamanan ini, diklaim Advan aman dan memudahkan pengguna untuk membuka layar. Kamera dapat dengan cepat mengenali wajah untuk membuka layar hanya dalam hitungan 0,4 detik. Kemudian untuk fingerprint yang terletak di bagian belakang, mampu mengenali jari dalam hitungan cepat, yakni 0,3 detik.

Tidak afdol jika smartphone tidak ditunjang dengan sektor kamera mumpuni. Menurut Ellen, Advan i6 dibekali kamera belakang beresolusi 13 MP CMOS dengan LED Flash, dan kamera depan 5 MP.
Jika dibandingkan dengan kompetitor di kelasnya, Advan i6 memiliki keunggulan dan benefit lebih. Dari harga, Advan i6 masih lebih terjangkau, kemudian layar full view display 5,5 inci rasio 18:9, serta ada Face ID, Fingerprint, dan tentunya Advan Secure yang kini ada di seluruh lini produk Advan, baik tablet atau telefon pintar, ucapnya.

Ellen menambahkan, Advan i6 akan dijual dengan harga spesial hanya dalam waktu dua jam saja. Pada Jumat, 27 April 2018 dan Senin, 30 April 2018,diselenggarakan flashsale di Shopee selama dua jam dari pukul 12.00 hingga 14.00 dengan harga spesial Rp 1.299.000.

Keamanan komplit
Sebagai merek kebanggan Indonesia, Advan menjadi satu-satunya merek dalam negeri yang masuk Top 3 untuk brand smartphole terlaris di tanah air. Dari data yang dirilis International Data Corporation (IDC) tahun 2017, Advan mampu bertengger dan sejajar dengan brand dunia.
Dari data IDC penjualan smartphone Advan meningkat. Pada 2017 Advan menempati posisi ke-3 dengan market share 7,7%, sebelumnya di tahun 2016, Advan berada di urutan ke-4 (6,8%).

Dikatakan Tjandra Lianto selaku Marketing Director Advan, sebagai produk kebanggaan Indonesia, terus berinovasi dan mengembangkan teknologinya. Mulai dari Indonesia Operating System (IDOS), Advan Secure, dan teknologi lainnya yang diterapkan pada produk-produknya.
Fitur keamanan Face ID dan Fingeprint yang sedang tren kini di segmen flagship vendor global, Advan i6 telah memilikinya. Benefit lainnya, kami melengkapi tembok keamannya dengan Advan Secure yang dikembangkan sendiri oleh Advan. Kita sadar bahwa di dalam perangkat mobile tersimpan beragam data-data penting, ucapnya.

Selain fingerprint dan Face ID, Advan Secure yang ada di G2 adalah Super Applock, Privacy System, dan Anti Theft. Super App Lock, fitur tersebut adalah membuka aplikasi dengan kunci unik. Ketika seseorang mencoba paksa masuk ke dalam perangkat atau salah membuka kunci, akan langsung ketahuan. Perangkat akan memfoto pelaku dan mengirimkannya ke email pemilik.

Ada tiga pilihan kunci pada fitur ini, yakni pin lock, pattern lock, dan gesture lock. Metoda kunci itu digunakan untuk membuka aplikasi, menyimpan percakapan, dan dokumen rahasia lainnya.
“Gesture unlock. Pilihan kunci ini membebaskan pengguna untuk membuat kunci dengan bentuk gambar yang dikehendaki. Misal membuat kunci dengan gambar bintang, atau bentuk lainnya, ucapnya.
Untuk privacy system, Tjandra mengibaratkan seperti bilik rahasia. Maksudnya, fitur tersebut dapat menyembunyikan data, foto, video, kontak, riwayat panggilan telfon, juga dokumen lainnya. Privacy system ini dapat diakses melalui papan tombol telefon (dialer plate) dengan kode yang dibuat pengguna.

Berikutnya Anti Theft. Menurut Tjandra, konsumen tidak perlu lagi khawatir. Ketika perangkat mobile hilang, kita dapat mencari posisinya, sekaligus mengetahui siapa pencurinya dengan cara memfoto suasana sekitar atau pelakunya. Kemudian, membuat panik yang mengambil dengan membunyikan alarm. Terakhir ini yang penting, menghapus data yang ada di perangkat mobile dari jarak jauh.
Ada enam pilihan dari fitur anti theft dan itu dapat diakses dari perangkat mobile, laptop atau PC Desktop. Pertama tracking. Fitur ini mampu melacak ketika smartphone hilang atau ke tangan orang lain dan nanti akan ada tampilan peta serta alamat. Cara melacaknya mudah, yakni tinggal mengakses di perangkat mobile atau PC Desktop. Nantinya, akan muncul informasi pada layar peta lokasi smartphone tersebut.

Kedua manual shoot. Fitur ini dapat mengambil foto atau gambar pencuri. Jadi, pemilik dapat mengetahui secara langsung siapa yang mengambil smartphone secara langsung.

Ketiga alarm finder. Fitur ini akan membuat perangkat mobile berbunyi seperti alarm. Bagi si pencuri tentu akan panik ketika mendengar suara keras. Fitur ini pun berguna saat pemilik lupa menaruh smartphone di mana.
Keempat ada lock mobile phone. Dengan cara ini, perangkat akan terkunci dan tidak dapat digunakan. Lalu destroy data. Fitur ini memungkinkan kita untuk menghapus seluruh data di smartphone dari jarak jauh. Maka, pencuri tidak akan dapat mengambil data yang ada di dalamnya, ucapnya, jelasnya.
Terakhir adalah send message. Pengguna dapat mengirimkan pesan kepada yang menemukan atau yang mengambil smartphone dalam bentuk pesan singkat.

Comments

Komentar Disini