Boris Syaifullah Ketua Apnatel DPD Jabar Periode 2019-2024

0
78

Destinasi Bandung-Boris Syaifullah Ketua Apnatel DPD Jabar Periode 2019-2024 . Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel) Jabar menggelar Musyawawarah Daerah V Apnatel Jabar di Hotel Papandayan Kamis (8/8/2019).

Musyawarah Daerah V Apnatel kali ini mengambil tema “Peran Apnatel dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian bangsa di sektor Informasi teknologi telekomunikasi”.

Dari hasil Musyawarah Daerah tersebut sekaligus pemilihan ketua Apnatel DPD Jabar terbaru yakni Boris Syaifullah terpilih sebagai ketua Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel)DPD Jabar.

Boris terpilih secara aklamasi menggantikan Iwan Supriawan pada Musyawarah Daerah V Apnatel Jabar, di Hotel Papandayan Bandung.

Sebagai ketua baru, Boris mengakui pasti banyak tantangan didalam tubuh organisasi terutama bagaimana mengembalikan beberapa perusahaan yang sudah tidak aktif lagi dalam Apnatel.

“Semua organisasi sekarang lagi lesu. Jadi mereka anggotanya menurun. Karena mungkin, apa sih yang dicari sama mereka, mending jalan sendiri. Makanya saya berpikir harus ada terobosan baru, ada cara-cara baru biar anggota kita itu merasa membutuhkan organisasi tersebut. Dengan itu yang terjadi, Anggota itu baru kita butuhkan saat pusda musprov atau apa dan itu sangat tidak bijak dan alhamdulillah ini organisasi kedua yang saya pimpin di tingkat provinsi,”ujarnya.

Dalam waktu dekat, program utama sebagai ketua baru dirinya akan langsung turun tangan untuk kembali merekrut anggota yang vakum dari keanggotaan.

“Memang sekali lagi nomor satu SDM, dan kedua SDM dan ketiga SDM. Tapi yang jelas semua bisa sementara kita ketuk hati mereka, dan apa semua ini sudah jalan janji saya waktu di Musprov kemarin saya itu dari pada memikirkan bangun yang namanya LIO (Lingkungan Industri Optik) jadi lingkungan ini khusus kita berbicara masalah optik,”ujar pria yang juga sebagai Presiden Direktur & CEO PT BorSya Cipta Communica (BCC).

Lebih lanjut Boris mengatakan, dalam memimpin Apnatel lima tahun kedepan. Dia berprinsip setiap organisasi yang dipimpinnya membutuhkan sosoknya.

“Bukan untuk sombong, bukan saya membutuhkan yang saya pimpin. Mungkin itu yang lebih baik, kalau kita membutuhkan yang kita pimpin ujung – ujungnya nanti kan kepemimpinan kita itu mungkin banyak hal-hal yang menguntungkan diri kita,”pungkasnya.

Comments

Komentar Disini