Canon Photomarathon Indonesia 2015 Berburu Hadiah Ke Jepang

0
117
Photo marathon Canon

Destinasi Bandung- Kota pelajar kembali menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan kompetisi fotografi paling akbar se-Asia, yaitu Canon PhotoMarathon Indonesia 2015. Tahun ini, lebih dari 1900 tepatnya 1909 peserta memadati GOR Universtitas Negeri Yogyakarta untuk memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah, serta hadiah utama berupa perjalanan klinik foto ke Jepang. Tidak hanya itu, di tahun kelima penyelenggaraannya di Yogyakarta, hadir fotografer profesional kelas dunia, Justin Mott, untuk berbagi ilmu fotografinya dengan para peserta.

Di tengah keramaian acara tahun ini terlihat pula ratusan fotografer muda yang masih duduk di bangku sekolah. Mereka merupakan peserta Canon PhotoMarathon Indonesia 2015 kategori Pelajar yang sengaja dikelompokkan agar mereka dapat berkreasi dan berkompetisi di antara mereka dengan lebih percaya diri. Kompetisi bergengsi ini tidak dibatasi hanya untuk pengguna kamera Canon, namun terbuka bagi seluruh pengguna kamera digital merek apapun, baik DSLR, mirorrless ataupun kamera saku. Kreativitas menjadi tantangan utama untuk mendapatkan karya terbaik dengan tema dan batas waktu yang sudah ditentukan panitia.

Selain sesi lomba yang ditujukan untuk mengasah kreativitas fotografis para peserta, ajang ini juga menjadi sarana berkumpul dan saling berbagi. Terlihat banyaknya fotografer dari berbagai komunitas bahkan dari berbagai daerah saling menyapa dan berbincang dengan serunya. Dengan adanya pertemuan seperti ini tentunya jaringan komunikasi antar komunitas fotografi baik dari daerah yang sama maupun berbeda-beda akan semakin meningkat dan turut memacu kemajuan kelompok mereka masing-masing.

Lomba terbagi dalam tiga sesi dan peserta dibatasi waktu pada setiap sesinya. Setelah tata tertib dan peraturan dibacakan, panitia langsung mengumumkan tema 1, yaitu Gotong Royong. Tanpa menunggu lama para peserta segera berpencar mencari ide dan objek bidikan. Setelah sesi tema 1 selesai, panitia mengumumkan tema 2 Tradisi Leluhur, dilanjutkan kemudian dengan sesi terakhir yang mengusung tema Sembunyi.

Foto-foto terbaik dari hasil jepretan para peserta sejak pagi hingga siang hari langsung dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para fotografer dari latar gaya pemotretan yang beragam, yaitu Kenvin Pinardy (Fotografer Profesional), Risman Marah (Fotografer Profesional & Pewarta Foto), Sutomo (Fotografer & Pewarta Foto), Misbachul Munir (Fotografer Profesional & Pewarta Foto), Budi Prast (Pewarta Foto) dan Heru Chandra (Manajer Divisi pt. Datascrip).

Selama proses penjurian, para peserta disuguhi dengan sesi hunting foto model, aneka hiburan dan games dengan hadiah menarik. Tak hanya itu, para peserta pun dibekali dengan ilmu fotografi berharga dari sesi seminar fotografi yang mendatangkan langsung pembicara kelas dunia, Justin Mott, seorang fotografer profesional yang karya-karyanya telah dipublikasikan di New York Times, TIME dan Forbes. Para peserta pun tidak mau menyia-nyiakan kesempatan langka ini dan berlomba-lomba mengajukan beragam pertanyaan kepada Justin. Ia juga merupakan fotografer profesional yang tampil di tayangan reality show kompetisi foto paling bergengsi se-Asia, Photo Face-Off.

Tampil sebagai juara umum Canon PhotoMarathon Indonesia 2015 di Yogyakarta yang berhak membawa pulang 1 unit kamera DSLR Canon EOS 100D dan perjalanan klinik foto ke Jepang yaitu Muhammad Nurudin. Bersama dengan juara umum dari Jakarta dan Bali, mereka akan dikumpulkan dengan juara utama dari negara penyelenggara Canon PhotoMarathon Asia 2015 lainnya.

Selain Indonesia, Canon PhotoMarathon Indonesia 2015 yang merupakan bagian dari Canon PhotoMarathon Asia 2015, juga diselenggarakan di 10 negara lainnya, yaitu: Brunai Darusalam, Hong Kong, India, Kamboja, Malaysia, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Ajang akbar ini akan hadir juga di Bali 18 Oktober 2015 dan Jakarta 24 Oktober 2015. Bagi yang tertarik mengikuti acara ini dapat mengunjungi www.canon-asia.com/photomarathon

“Canon PhotoMarathon Indonesia 2015 tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi foto, namun acara ini juga berperan sebagai wadah silaturahmi para penggemar fotografi dari berbagai daerah dan sarana menambah ilmu. Hal ini terlihat dari semakin beragamnya kalangan masyarakat yang mengikuti ajang ini dari tahun ke tahun, mulai dari pelajar, karyawan baik itu pemula maupun yang sudah lama berkecimpung di dunia fotografi. Tahun ini, Yogyakarta menjadi tuan rumah untuk kali kelima. Hal ini karena antusiasme peserta yang luar biasa, sekaligus menjadi tempat favorit para pecinta foto untuk berkumpul,”ujar Merry Harun Direktur Divisi Canon, pt. Datascrip.

Comments

Komentar Disini