Dukung Pariwisata Kota Bandung Gojek Kenalkan Ekosistemnya dengan Plesiran Bareng

0
60

Destinasi Bandung – Dukung Pariwisata Kota Bandung Gojek Kenalkan Ekosistemnya dengan Plesiran Bareng. Sebagai superapp terdepan di Asia Tenggara dengan lebih dari 20 layanan yang tersebar di 204 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, Gojek berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggannya. Melalui kegiatan Plesiran Bareng Gojek hari ini di Bandung, Gojek membuktikan bahwa inovasi teknologi, mampu menghadirkan satu sistem terintegrasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

VP Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Say mengatakan, “Evolusi Gojek menjadi sebuah ekosistem, merupakan langkah strategis dalam menyediakan solusi bagi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.”

“Lewat Plesiran Bareng Gojek, kami mengenalkan ekosistem Gojek sebagai operating system bagi masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat di Kota Bandung. Dari mulai bangun tidur sampai mengakhiri hari, masyarakat dapat mengandalkan layanan Gojek.”

Plesiran Bareng Gojek di Bandung dilakukan dengan mengunjungi beberapa lokasi kuliner terbaik yang juga merchant GoFood seperti Kue Balok Brownies Mahkota, Kedai Mamah Eha, Bubur Haji Amid, GoFood Festival BEC dan Rumah Makan Malah Dicubo. Selain itu, Plesiran Bareng Gojek turut mengunjungi Cibadak Culinary Night sebagai pusat kuliner malam di Bandung yang sistem pembayarannya didukung oleh layanan non-tunai dari GoPay.

Dalam kegiatan ini, layanan pembayaran non-tunai dari GoPay juga dimanfaatkan saat mengunjungi kawasan wisata dalam Kota Bandung seperti wisata foto Cosplay di area Jalan Asia Afrika serta Museum Gedung Sate. Layanan pijat professional, GoMassage, juga hadir mendukung kegiatan ini untuk memastikan peserta bugar kembali setelah berkeliling ke beberapa titik di Kota Bandung.

Melody Nurramdhani Laksani, content creator dan ex-member JKT48 yang merupakan pengguna setia ekosistem Gojek mengatakan, “Aktivitas saya sangat terbantu dengan hadirnya ekosistem Gojek. Mulai dari kebutuhan bertransportasi, kemudahan pembayaran, layanan rumah tangga, sampai pemesanan makanan.”

”Khusus pemesanan makanan ini sangat menarik, apalagi sejak dulu Bandung sudah dikenal sebagai surga wisata kuliner. Selain membantu saya dalam mendapatkan rekomendasi kuliner lokal, saya jadi bisa lebih efisien waktu untuk menikmati makanan-makanan tersebut. Tentu ini juga akan berdampak positif bagi wisata di Kota Bandung secara keseluruhan.”

Pada Layanan GoFood, Gojek menerapkan personalized user experience untuk meningkatkan kenyamanan dan kecepatan layanan GoFood kepada pelanggan. Salah satu contohnya, tiap pelanggan bisa mendapatkan pilihan makanan yang berbeda-beda di platform GoFood sesuai dengan kesukaan dan historis pemesanannya. Tidak hanya membantu masyarakat lokal dengan layanannya, wisatawan juga dapat mengandalkan layanan GoFood sebagai katalog merchant terlengkap untuk mengetahui kuliner khas di suatu daerah.

Inovasi Gojek pada layanan GoFood tidak hanya dirasakan pelanggan tetapi juga mitra merchant lewat keberadaan aplikasi pengelolaan restoran yakni GoBiz. Gojek membantu merchant dengan memberikan akses kepada pasar yang luas melalui aplikasi Gojek untuk menumbuhkan bisnisnya. Selain itu, di sisi mitra merchant, GoFood juga terus berinovasi sehingga merchant bisa menawarkan lebih banyak pilihan makanan, mempromosikan menu hingga mengatur operasional mereka. Melalui GoBiz merchant bisa secara mandiri mengatur dan menawarkan promo khusus untuk restoran mereka sendiri. Teknologi ini juga telah terbukti meningkatkan pendapatan rata-rata merchant hingga 3,5 kali.

Ekosistem Gojek di Bandung menggerakan perekonomian dan pariwisata lokal

Selain terus mengembangkan teknologi dan inovasi, operasional Gojek telah memberikan dampak positif bagi perekonomian Bandung melalui UMKM dan pariwisata lokal. Hal ini tercermin melalui hasil riset independen Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), yang memaparkan bahwa kontribusi mitra Gojek kepada perekonomian Bandung di tahun 2018 mencapai Rp2.1 Triliun. Kontribusi berasal dari selisih pendapatan mitra dari sebelum hingga setelah mereka bergabung di Gojek. Khusus Mitra UMKM GoFood kontribusinya Rp1.5 Triliun, tumbuh 5 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

VP Regional Gojek Jawa Barat dan Banten Becquini Akbar, menambahkan, “Saat ini, 96% mitra merchant yang tergabung dengan GoFood adalah pelaku kuliner yang memulai usahanya dari bisnis kecil dan rumahan. Lewat inovasi teknologi dan dukungan ekosistem Gojek secara keseluruhan, kami ingin mitra merchant di Bandung dapat terus tumbuh bersama GoFood dan mendukung pariwisata lokal.”

Pertumbuhan kontribusi mitra UMKM GoFood ini antara lain disebabkan oleh optimalisasi fitur teknologi Gojek yang semakin gencar digunakan oleh mitra UMKM GoFood. Kehadiran GoFood membuat Mitra UMKM berkesempatan untuk terus mengembangkan usahanya dengan meningkatkan volume dan omzet bisnis. Hal ini ditunjukkan dari data nasional, di mana 85% responden UMKM menginvestasikan kembali pendapatannya dari GoFood ke dalam usaha mereka.

Hasil Riset LD FEB UI juga menunjukkan bahwa teknologi Gojek dinilai paling menguntungkan oleh para responden mitra UMKM GoFood. 92% responden UMKM bergabung karena layanan aplikasi manajemen merchant GoFood yang memudahkan, khususnya teknologi yang memberikan informasi pesanan kepada merchant sebelum mitra driver datang, serta memberikan keleluasaan merchant untuk mengubah menu, harga, foto, dan jam operasional secara mandiri.

Dampak positif dari fitur teknologi GoFood dapat langsung terlihat pula pada performa bisnis mitra UMKM. 93% responden UMKM mengalami peningkatan volume transaksi setelah mereka menggunakan aplikasi khusus manajemen merchant GoFood (aplikasi GoBiz), bahkan 72% responden UMKM mengalami kenaikan klasifikasi omzet setelah mereka menggunakan aplikasi ini.

Comments

Komentar Disini