Gojek Jabar Bagikan Masker, Antiseptik, Sembako Untuk Mitra

0
26

Destinasi Bandung-Gojek Jabar Bagikan Masker, Antiseptik, Hingga Sembako Untuk Mitra. Gojek, super app terbesar di Asia Tenggara berkomitmen untuk berada di garda terdepan dalam mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di seluruh ekosistemnya melalui berbagai langkah proaktif untuk memastikan keamanan dan kesehatan bersama.

Dalam beberapa minggu terakhir Gojek wilayah Jawa Barat dan Banten menjalankan inisiatif melengkapi mitranya dengan masker, antiseptik dan vitamin yang dibagikan kepada lebih dari 10.000 mitra GoRide dan GoCar yang datang ke kantor ataupun dengan pembagian ke posko-posko (basecamps) mitra di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Becquini Akbar, VP Regional Gojek Jawa Barat dan Banten mengatakan, “kondisi pandemi ini merupakan keadaan yang sulit namun Gojek tetap berusaha agar produk dan layanan yang kami hadirkan dapat memudahkan masyarakat dan menjadi solusi untuk saat ini. Tentunya solusi yang dihadirkan melalui produk dan layanan Gojek juga telah melalui berbagai upaya pencegahan Covid-19. Selain itu, Gojek juga mendukung para mitranya untuk mencapai kondisi kesehatan yang optimal agar mitra dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.”

Faktor sanitasi sangatlah penting di keadaan saat ini, oleh karenanya Gojek Jawa Barat dan Banten bekerja sama dengan berbagai institusi seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan penyemprotan kendaraan menggunakan cairan desinfektan kepada kendaraan GoCar dan motor mitra GoRide secara bertahap. Hal ini dimaksudkan untuk mengukuhkan pelayanan prima Gojek dalam menyediakan mobil GoCar yang higienis dengan penyemprotan disinfektan gratis untuk kendaraan Mitra berikut juga helm untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk konsumen.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan, Gojek juga membagikan paket berupa masker, hand sanitizer dan vitamin di di 18 kota di wilayah Jawa Barat dan Banten termasuk diantaranya Bandung, Karawang, Sukabumi, Serang, Cirebon hingga Tasikmalaya selama periode 24 Maret hingga 3 April 2020. Gojek juga berkolaborasi dengan Explore! dan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk membagikan masker dan hand sanitizer kepada para mitra Gojek di kota Bandung. Kolaborasi ini dilakukan sehingga lebih banyak mitra yang dapat menerima paket berisi masker, hand sanitizer, maupun vitamin.

Meskipun telah dilakukan pembagian masker dan berbagai paket untuk menjaga kesehatan dan kebersihan para mitra, kami melihat ketersediaan alat-alat kesehatan, terutama masker, semakin langka. Masker merupakan salah satu alat perlindungan diri yang paling dibutuhkan untuk meminimalisir risiko penularan, terutama bagi mereka yang masih memiliki mobilitas tinggi seperti para mitra yang jumlahnya mencapai jutaan orang.

Untuk mengatasi kondisi kekurangan masker tersebut, Gojek mendapatkan izin impor masker dari BNPB dan Kementerian Kesehatan untuk mitra driver, sehingga tidak mengganggu ketersediaan dan alokasi produksi masker dan alat-alat kesehatan lain di Indonesia yang saat ini dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan rumah sakit.

Garibaldi Thohir, Komisaris Utama Gojek mengatakan, Kami sangat bersyukur dan berterima kasih telah mendapatkan izin impor masker dari Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh BNPB selaku Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Kementerian Kesehatan. Gojek merupakan perusahaan on-demand pertama yang mendapatkan izin impor ini. Diberikannya izin impor masker ini akan memastikan tidak terganggunya ketersediaan dan produksi masker dan alat-alat perlindungan diri lain di Indonesia yang saat ini dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan rumah sakit dan tenaga kesehatan,” lanjut Garibaldi.

“Pandemi COVID-19 menempatkan jutaan mitra driver di garda terdepan untuk membantu masyarakat yang harus membatasi ruang geraknya guna meminimalisir penyebaran virus di masa pandemi ini. Gojek melakukan berbagai upaya untuk menyediakan alat perlindungan diri agar mereka bisa bertugas secara prima dan terminimalisir dari risiko penularan,” lanjut Garibaldi.

Gojek akan mendonasikan masker impor tersebut kepada Yayasan Anak Bangsa Bisa yang akan dialokasikan bagi mitra driver Gojek dan disumbangkan kepada Pemerintah untuk para tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan COVID-19.

Upaya Gojek melindungi mitra tidak hanya berhenti di pemberian paket kesehatan dan alat perlindungan diri, tapi dari hulu ke hilir. Gojek telah menggalang Dana Bantuan Mitra Gojek senilai Rp100 miliar, yang terkumpul dari donasi jajaran manajemen senior Gojek sebesar 25 persen gaji tahunan mereka serta pengalihan anggaran kenaikan gaji tahunan karyawan. Dana Bantuan Mitra Gojek (Gojek Partner Support Fund) ini akan dikelola oleh Yayasan Anak Bangsa Bisa yang didirikan oleh Gojek. Prioritas utama yayasan adalah mendukung keberlangsungan pendapatan mitra driver dan mitra lainnya di tengah periode ketidakpastian ini.

Upaya lain yang dilakukan oleh Gojek di masa pandemi Covid-19, selain melakukan kegiatan sanitasi dan membagikan paket kesehatan adalah dengan membagikan paket sembako secara bertahap kepada para mitra yang sudah berusia 60 tahun ke atas di kota-kota utama termasuk diantaranya adalah kota Bandung, pada hari Senin (30/3/2020).

“Gojek siap untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk terus menyampaikan informasi mengenai tindakan pencegahan Covid-19. Kami menghimbau agar masyarakat Jawa Barat dan Banten untuk selalu waspada dan terus mengikuti perkembangan tentang situasi terbaru dari sumber-sumber resmi seperti Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan badan pemerintah terkait. Lewat rangkaian inisiatif preventif yang dilakukan, Gojek percaya bahwa #AnakBangsaBisa bersama-sama melewati dan menanggulangi pandemik yang terjadi, ” tutup Becquini.

Comments

Komentar Disini