GoPay Hadir di Cibadak Transaksi Non Tunai Naik 4000 Kali Lipat

0
60
Regional Head Micro Merchant GoPay Restu Haryadi menemani Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana melakukan transaksi GoPay di acara peringatan satu tahun dukungan Gojek dan GoPay di Festival Kuliner Cibadak

Destinasi Bandung- GoPay Hadir di Cibadak Transaksi Non Tunai Naik 4000 Kali Lipat. Bulan Oktober ini menandai satu tahun dukungan Gojek dan GoPay untuk para pelaku UMKM di Kota Bandung lewat kehadirannya di Festival Kuliner Cibadak. Dalam hal ini, Gojek dan GoPay memperkenalkan pembayaran nontunai di lingkungan Festival Kuliner Cibadak. Area Cibadak dikenal sebagai salah satu pusat kuliner kaki lima di Kota Bandung sejak 2016. Masih dalam momentum peringatan ulang tahun Kota Bandung yang ke-209, Gojek dan GoPay menggelar perayaan bertema ‘Cirque Du Bandung’ – Carnaval at Cibadak. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana, yang sekaligus merupakan pembina UMKM Kota Bandung.

Head of Micro Merchant GoPay, Dewi Yulianti Rosa mengatakan kehadiran Gojek dan GoPay di Festival Kuliner Cibadak selama satu tahun ke belakang merupakan wujud dukungan terus menerus keduanya terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Bandung. “Bandung sangat dikenal dengan sentra kulinernya. Para pedagang kaki lima memiliki peran penting dalam hal tersebut. Salah satu rekan usaha GoPay terfavorit di Festival Kuliner Cibadak, Kobe Chinese & Japanese Food mengaku sejak bergabung dengan GoPay, penjualannya meningkat hingga tiga kali lipat, dimana setengah dari transaksi harian disumbangkan oleh GoPay. Dengan memperkenalkan teknologi pembayaran non-tunai menggunakan GoPay, baik pengunjung maupun pedagang dapat bertransaksi dengan semakin mudah. Kami pun melihat antusiasme yang cukup tinggi dari masyarakat. Dalam satu tahun terakhir (September 2018 ke September 2019), transaksi non-tunai di Festival Kuliner Cibadak yang menggunakan GoPay tumbuh hampir 4.000 kali lipat,” ungkap Dewi.

Melihat sambutan positif dari para pelaku UMKM dan masyarakat Kota Bandung, Dewi berharap hal ini dapat menjadi capaian awal agar kedepannya semakin banyak pedagang mikro yang bisa merasakan manfaat teknologi untuk mengembangkan usahanya. Hal ini juga sejalan dengan target Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil agar 5.000 UMKM bisa naik kelas pada tahun 2019 ini.

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan apresiasinya terhadap dukungan yang dihadirkan oleh Gojek dan GoPay bagi para pelaku UMKM di Kota Bandung. “Para pelaku UMKM Bandung atau bahkan Indonesia sangat berperan besar dalam kehidupan sehari-hari kita. Saya pun memahami betul bahwa hadirnya Gojek dan GoPay ini untuk memperkuat para pelaku sektor informal dan UMKM melalui inovasi teknologi yang dihadirkan oleh keduanya. Kami siap mendukung inovasi Gojek dan GoPay terhadap pelaku UMKM, yang telah memberikan dampak nyata bagi perekonomian Kota Bandung melalui kontribusi ekonomi dari para mitranya.”

Berdasarkan hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) pada 2018, kontribusi mitra Gojek ke perekonomian Kota Bandung mencapai Rp 2,1 triliun, di mana mitra UMKM GoFood berkontribusi sebesar Rp 1,5 triliun. GoPay sendiri sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 18.000 pedagang kecil kota Bandung.

Dengan capaian tersebut, Yana berharap Pemerintah Kota Bandung bisa terus berkolaborasi dengan Gojek dan GoPay memajukan perekonomian melalui UMKM Bandung. “Kami berharap, setelah di Cibadak Culinary Night, kerjasama ini bisa terus berlangsung di sentra-sentra kuliner lainnya di Bandung,” ujar Yana. Saat ini GoPay juga telah bisa digunakan untuk donasi digital di sejumlah masjid di Jawa Barat, salah satunya di Masjid Salman ITB.

Comments

Komentar Disini