Grab Gelar Safety Roadshow GrabWheels di Bandung

0
43

Destinasi Bandung – Grab Gelar Safety Roadshow GrabWheels di Bandung. Alat mobilitas pribadi (AMP) telah menjadi alternatif diminati oleh masyarakat, terutama kaum milenial. Selain menjadi transportasi yang mudah dan terjangkau untuk jarak pendek, alat mobilitas pribadi menjadi pilihan yang ramah lingkungan. Seiring dengan meningkatnya animo dan antusiasme masyarakat terhadap alat mobilitas pribadi, khususnya GrabWheels di Bandung, Grab aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara menghadirkan safety roadshow sebagai sarana edukasi penggunaan GrabWheels secara aman dan nyaman kepada pengguna.

Dalam pelaksanaan safety roadshow, Grab juga memperkenalkan inisiatif keamanan terbaru, Three Es: Educate more, Equip more and Enforce more untuk meminimalisir pelanggaran dan risiko kecelakaan sekaligus memperkuat komitmen Grab dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman untuk semua kalangan di Bandung.

“Kami memahami bahwa saat ini sedang marak penggunaan skuter listrik di masyarakat. Grab berkomitmen untuk menyediakan ekosistem AMP seperti skuter listrik, yang aman bagi semua pengguna. Prioritas Grab selalu pada keamanan dan keselamatan pengguna GrabWheels. Karena itu, untuk memastikannya kami senantiasa mengedukasi para pengguna agar berkendara secara bertanggung jawab di jalur yang diperbolehkan. Bagi masyarakat yang belum berusia 18 tahun, kami harap tidak menggunakan GrabWheels. Dan 1 skuter listrik hanya boleh untuk 1 orang pengendara,” kata Mawaddi Lubby, Partner Engagement, Grab Jawa Barat.

Sejak pertama kali skuter listrik GrabWheels hadir di Indonesia, Grab telah memberlakukan berbagai peraturan dan inisiatif keselamatan seperti:

Pengguna GrabWheels harus berusia minimal 18 tahun ke atas.

Hanya 1 orang yang diperbolehkan untuk mengendarai 1 skuter listrik dan tidak diperbolehkan untuk berboncengan.

Mengatur limit kecepatan skuter listrik hingga 15km/jam.

Melengkapi skuter listrik dengan lampu yang secara otomatis menyala dan reflektor sehingga tetap terlihat ketika malam hari.

Menghadirkan Station Managers terutama di wilayah dengan permintaan layanan GrabWheels yang tinggi seperti Dago, Dipati Ukur, dan Riau untuk mengedukasi pengguna mengenai cara mengendarai GrabWheels yang aman.

Secara aktif menyediakan edukasi keamanan berkendara di lokasi parkir dan melalui aplikasi dan media sosial.

Namun Grab menyadari bahwa hal ini tidak cukup dan jika skuter listrik dapat menjadi moda transportasi yang dapat digunakan seterusnya, maka masih ada banyak hal yang perlu dilakukan bersama-sama. Oleh karena itu, sejak beberapa minggu terakhir di Bandung, Grab telah memperkenalkan standar keselamatan tambahan untuk:

Better educate, mengedukasi pengguna tentang perilaku berkendara yang aman – apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika mengendarai skuter listrik.

Better equip, melengkapi skuter listrik dan pengguna dengan fitur keamanan tambahan.

Better enforce, menegakkan aturan penggunaan skuter listrik yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Educating, Grab mengedukasi pengguna skuter listrik tentang berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Grab menambahkan informasi keamanan di lokasi parkir dan melalui aplikasi serta akan meluncurkan kampanye online dan offline untuk menyebarkan informasi penggunaan skuter listrik yang aman dan bertanggung jawab. Semua stasiun parkir GrabWheels akan dilengkapi dengan kartu informasi tentang perilaku berkendara yang aman. Akan ada lebih banyak konten edukasi yang akan disiarkan melalui berbagai channel komunikasi Grab. Hal ini juga akan diinformasikan kepada mitra parkir GrabWheels di seluruh Indonesia yang juga akan mengedukasi dan mengawasi penggunaan GrabWheels kepada para penggunanya.

Selain mengedukasi para penggunanya, Grab juga akan menyiapkan anggota Satuan Tugas (Satgas) dan Manajer Stasiun di beberapa wilayah utama Bandung, seperti Dago dan Riau serta akan tersebar di wilayah lainnya. Para anggota yang disiapkan akan siap siaga untuk menginformasikan pengguna terkait penggunaan yang aman dan bertanggung jawab serta untuk memastikan bahwa penggunaan GrabWheels telah sesuai dengan peraturan yang ditentukan. Grab akan mempertegas tampilan aturan keamanan dan penggunaan melalui aplikasi sebelum mereka diperbolehkan membuka kunci skuter listrik GrabWheels. Dengan berbagai konten dan ketersediaannya yang lebih banyak, Grab berharap dapat mendorong perilaku berkendara yang lebih baik lagi.

Grab akan mengadakan rangkaian safety roadshow di lokasi parkir GrabWheels dan menempatkan lebih banyak tim di lokasi parkir GrabWheels untuk menginformasikan pengguna terkait penggunaan yang aman dan bertanggung jawab.

Equipping, Grab melengkapi dan memberdayakan berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Grab membatasi limit kecepatan GrabWheels pada kecepatan 15km/jam dan melengkapi skuter listrik dengan lampu dan reflektor. Grab juga akan menyediakan helm pengaman lebih banyak di setiap lokasi parkir.

Enforcing, Grab menegakkan berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Grab akan menghadirkan tim di lapangan untuk melakukan tindakan apabila ada perilaku pengendara yang tidak aman dan mengancam keselamatannya. Pengguna yang terbukti melanggar aturan keselamatan GrabWheels, seperti berkendara berboncengan dengan 1 skuter listrik atau membiarkan anak di bawah umur untuk mengendarai skuter, dan sebagainya akan didenda sebesar Rp300,000. Akun mereka juga akan ditangguhkan.

“Kami mendukung langkah Grab dalam mencegah dan meminimalisir resiko kecelakaan pada alat mobilitas pribadi (AMP), seperti skuter listrik, yang saat ini sedang menjadi tren di masyarakat. Dari aspek legal, Grab akan bekerja sama dengan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Dishub Kota Bandung dan instansi terkait lainnya. Kami juga mengimbau kepada para pengguna untuk senantiasa lebih bijak dan bertanggung jawab dalam berkendara. Ikuti peraturan yang sudah ditetapkan demi menjaga keamanan dan keselamatan,” papar Ricky Gustiadi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung.

Pada acara Safety Roadshow dan Media Experience di Bandung, Grab juga mengajak rekan media dan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat/ Kota Bandung untuk mengikuti simulasi keamanan berkendara dengan menggunakan GrabWheels. Saat ini, Grab telah menyediakan sejumlah 400 GrabWheels dengan titik parkir yang tersebar di kurang lebih 65 titik diantaranya Eduplex Dago, Bakso Boedjangan (Cihampelas & Graha Pos Bandung) dan Warung Upnormal (Riau, Dipati Ukur, Sumur Bandung, Coffee Warehouse, Coffee Roaster Riau, Pasir Kaliki). Grab juga menyediakan layanan GrabWheels di sejumlah kawasan di kota Bandung seperti pusat perbelanjaan dan kampus.

Comments

Komentar Disini