Indigo Game Startup Incubation, Pengembang Gim Terbaik Indonesia

0
33

Destinasi Bandung– Indigo Game Startup Incubation, Pengembang Gim Terbaik Indonesia. Menurut laporan GMGC SEA Mobile Report 2017, terjadi kenaikan besaran pasar yang signifikan pada sektor gim di Indonesia. Setidaknya dari 2013 hingga 2017, terdapat kenaikan sebesar 37,3% per tahunnya. Bahkan menurut Newzoo, besarnya pasar Indonesia pada tahun 2017 sudah mencapai 879,7 juta dolar AS dan diprediksi akan mencapai 1 miliar dolar AS di 2019 mendatang. Walaupun Indonesia tumbuh menjadi pasar yang besar, dari data Asosiasi Game Indonesia (AGI), diketahui bahwa hanya 8% pendapatan gim yang beredar di Indonesia yang masuk ke perusahaan Indonesia, dan hanya sekitar 0,4% yang merupakan produk dalam negeri.
Indigo Game Startup Incubation, adalah program inkubasi pertama untuk startup gim di Indonesia, Indigo Game Startup Incubation sendiri sangat yakin bahwa para pengembang gim di Indonesia mempunyai kemampuan untuk membuat gim fenomenal berikutnya.

Pada tanggal 24 Agustus 2019, Indigo Game Startup Incubation mengadakan Grand Launch di Bandung Digital Valley yang dibuka langsung oleh Faizal R. Djoemadi, selaku Direktur Digital Bisnis PT. Telkom Indonesia.

Program inkubasi ini hadir untuk membantu tim-tim pengembang gim di Indonesia dalam membangun gim terbaik yang dapat mereka ciptakan dan dapat menguasai pasar di negeri sendiri. Dan di dalam program inkubasi gim ini sendiri, terdapat dua kategori program yaitu tim dan individual, persyaratan untuk tim sendiri yaitu harus memiliki pengalaman minimal satu tahun di bidang Game Development serta bersedia untuk menetap di kota Bandung selama tiga bulan atau selama masa program inkubasi berjalan. Sedangkan untuk individual sendiri memiliki persyaratan yaitu Artist dan Programmer dengan pengalaman minimal satu tahun di bidangnya serta bersedia untuk dialokasikan ke tim yang membutuhkan anggota tambahan.

“Komitmen Telkom untuk mengapresiasi dan mendukung pengembangan startup digital kreatif di Indonesia sudah berlangsung sejak tahun 2009 melalui program Indigo Creative Nation. Beberapa startup game juga sudah pernah ikut program Inkubasi, meskipun hasilnya belum optimal karena karakteristik startup game yg berbeda dengan startup digital lainnya. Karena itu Indigo mengadakan program inkubasi yg secara khusus akan membina startup game secara intensif sehingga dapat menghasilkan gim yang berkualitas dan dapat disinergikan inisiatif Telkom Group untuk mengembangkan dan memperkuat Game Ecosystem di Indonesia.” ujar Johannes Adi Purnama Putra, Kepala Inkubasi, Indigo Creative Nation.

“Tiga tantangan besar bagi industri gim di Indonesia adalah kurangnya jumlah SDM yang memenuhi kebutuhan industri, minimnya pelaku industri yang sudah bisa menjalankan bisnis dengan baik, dan rendahnya nilai investasi ke industri gim. Hal-hal tersebut membuat industri gim di Indonesia masih kalah bersaing dengan bidang kreatif lain di Indonesia, meskipun industri gim memiliki potensi yang sangat besar” ujar Aditia Dwiperdana, Kepala Studio Agate.
Karena tiga tantangan besar bagi industri gim tersebut, Program inkubasi ini hadir dengan memberikan fasilitas pendanaan senilai Rp. 60.000.000,- per timnya, Bimbingan oleh para mentor-mentor yang ahli di bidangnya, Ruang Kerja yang nyaman dan berfasilitas lengkap, Peralatan berupa komputer dan koneksi internet yang handal, Jaringan ke penerbit-penerbit gim lokal maupun internasional, serta Investasi Produk senilai Rp.120.000.000,- untuk tim yang terpilih serta mempunyai kesempatan memvalidasi gim yang diciptakan langsung ke pengguna.

“Kami harap Indigo Game Startup Incubation ini bisa membantu tim-tim baru untuk mendapatkan kemampuan pengembangan produk dan bisnis, sekaligus mendapat peluang investasi untuk berkembang, dan program Dilo Game Academy bisa menambah jumlah SDM dan tim-tim baru untuk terjun ke industri gim Indonesia.” ujar Aditia Dwiperdana, Kepala Studio Agate.

Pendaftaran program Indigo Game Startup Incubation dapat dilakukan di http://bit.ly/indigo-game-incubation dan masih dibuka sampai 28 Agustus 2019.

Comments

Komentar Disini