Kabaret Ada Gajah Diatas Langit Persembahan SMAN 7 Bandung

0
466
Kabaret

Dsstinasi Bandung- Kabaret Ada Gajah Diatas Langit Persembahan SMAN 7 Bandung. Mendengar judul diatas pasti orang bertanya-tanya, apakah mungkin ada gajah terbang? Atau sebuah keajaiban kah?. Sebenarnya, ini adalah sebuah judul pagelaran kabaret, yang dipersembakahkan oleh Nan Hijab, sebuah brand Hijab terkemuka di Bandung yang peduli dengan kreatifitas anak muda, dan merangkul Bosmat Kabaret dan Sanggar Ananda untuk membuat sebuah pagelaran Kabaret yang berbeda. Mengangkat tema bullying yang marak sekarang ini. Dan ternyata bisa membuat dampak yang panjang untuk hidup seseorang.

Bercerita tentang seorang anak kelas 5 SD yang bernama Langit, yang mempunyai badan besar (Gendut), sehingga mendapat ejekan dari teman-temannya dengan sebutan Gajah. Keseharian disekolahnya pun tak lepas dari bullying. Tak hanya celaan pada fisiknya saja, teman-temannya juga kadang mem-bully batinnya yang membuat Langit (Gajah) tumbuh menjadi anak yang minder dan tertutup. Namun tidak semua temannya seperti itu. Jingga, seorang anak perempuan yang pintar dan baik hati selalu membela Langit (Gajah) ketika dia di Bully. Sayangnya, itu pun tak membuat Langit lepas dari ejekan. Malah teman-temannya semakin menjadi-jadi, mem-bully Langit (Gajah).

Dampak bully saat kecil itu, membuat, ketika tumbuh dewasa Langit menjadi sosok seseorang yang tertutup. Dan tak punya rasa percaya diri lagi. Inilah yang akhirnya membuat kisah perjalan hidup langit menjadi satu sajian menarik, tidak hanya survive nya menghadapi ketidak percaya dirian, disini juga mengangkat sebuah drama tentang perjuangan dalam bertahan hidup dan perasaan cinta.
Yang dikemas menjadi sebuah sajian drama kabaret yang menghibur dan pastinya akan membuat baper (Bawa Perasaan).

TENTANG NAN HIJAB, BOSMAT KABARET DAN SANGGAR ANANDA NAN HIJAB
Sebuah brand fashion muslim (Hijab) yang sudah terkenal di Bandung dan sekitarnya, Ternyata Selain peduli dengan Fashion anak-anak muda, Nan Hijab juga peduli terhadap kreatifitas anak-anak muda. Pemilik Nan Hijab, Ibu Lusi, yang melihat perkebangan seni kabaret ini, tertarik kembali mengangkat dan mendukung juga mensponsori penuh pagelaran kabaret ini.

Bosmat Kabaret adalah sebuah ekstrakulikuler di SMA Negeri 7 Bandung yang sudah berdiri cukup lama sejak tahun 1985. Kegiatan Teater menjadi awal terbentuknya eskul ini. Namun seiring perkembangan jaman dan teknologi, Bosmat mulai concern menjadi eskul Kabaret. Di bawah pelatih muda berbakat Dimas Tri Aditiyo Dan Argin Hasta sejak tahun 2003, Bosmat sudah menuaikan berbagai prestasi dan juga sajian judul-judul kabaret yang sudah menghibur Insan muda di Bandung. Tidak hanya itu, Dimas dan Argin juga tergabung dalam group parody P-Project dan tak jarang Bosmat pun sering mengisi panggung bersama pionir parody di Bandung itu.

Sanggar Ananda, Sebuah sanggar yang mempunyai nama besar juga menelurkan banyak sekali artist, juga presenter kondang di tanah air seperti Olga Syahputra (Alm), Ruben Onsu, Indra Bekti, Dude Herlino, Jessica mila, Ustd. Jefri (Alm), Dan masih banyak lagi nama lainnya, di bawah pimpinan Aditya Gumay, yang berbasis di Jakarta. Sanggar Ananda sendiri, mempunyai cabang di Bandung di bawah pimpinan Steven Sakari. Tentu bakat dan kemampuan acting dari Murid-murid sanggar Ananda ini tak perlu ditanya lagi.

Dan akhirnya, berawal dari obrolan santai dan melihat isu sekitar yang sedang berkembang tentang bullying dan cerita-cerita cinta anak muda, akhirnya, Bu Lusi, Steven Sakati, Dimas, Dan Argin, ber-ide membuat sebuah pagelaran Kabaret. Dan berkolaborasi, untuk menyuguhkan sebuah pementasan cabaret yang fresh dan unik.

Pementasan ini akan melibatkan sekitar 150 orang (Bosmat dan Sanggar Ananda), dibawah sutradara Dimas Tri Aditiyo dan Argin Hasta. Tidak hanya itu akan ikut tampil juga ICONS yang dulu mempunyai nama 7 ICONS yang akan ikut bermain ditambah 3 Penyiar kondang Bandung dari Ardan Radio, Dimasta, Rasmus dan Haried yang pasti akan memberikan warna yang berbeda pada pagelaran ini. Ada juga Devasya dua anak berbakat pemain cello dan biola yang juga akan turut meramaikan pagelaran ini.
Yang unik dan berbeda dari, Ada Gajah Di Atas Langit adalah Ending dari kabaretnya ini bisa penonton tentukan sendiri. Akan ada 3 Chapter yang berbeda sesuai isi perjalanan hidup Langit yang semakin tumbuh dewasa. Hingga nanti saat puncaknya, penonton sendiri yang akan menentukan Ending dari cerita ini akan dibawa kemana. Hingga penonton yang sudah terbawa suasana akan merasakan pengalaman yang berbeda ketika menonton pagelaran cabaret ini.

Pagelaran ini akan di laksanakan 2 Hari, Sabtu dan Minggu, 15 dan 16 Oktober 2016 bertempat di Teater tertutup Dago Tea House. Harga tiket Pre-sale Rp.30.000,- Dan On The Spot Rp.40.000,-
Harapan kami, semoga setelah menyaksikan pagelaran Ada Gajah Di Atas Langit ini, Masyarakat Bandung bisa terbuka matanya, bahwa satu hal kecil itu bisa membuat sesuatu yang besar. Apalagi tentang kasus bullying, yang bisa merubah kepribadian seseorang. STOP BULLYING AND START LOVING!

Comments

Komentar Disini