Komitmen Produksi Vaksin Halal, Bio Farma Menerima Kunjungan MUI NTB

0
49

Destinasi Bandung- Komitmen Produksi Vaksin Halal, Bio Farma Menerima Kunjungan MUI NTB . Bio Farma dikunjungi Majelis Ulama Indonesia atau MUI Provinsi Nusa Tenggara Barat, kunjungan ini merupakan tindak lanjut Sosialisasi Imunisasi di Mataram beberapa waktu lalu oleh Bio Farma dan Kementerian Kesehatan. Prof H Saeful Muslim selaku Ketua MUI NTB dalam sambutannya mengatakan, pihaknya ingin mengetahui tentang sejarah vaksin, kesisteman, serta proses produksi secara umum, yang selanjutnya akan di sosialisasikan pada MUI di tingkat Kabupatan dan Kota di NTB.

Kunjungan diterima oleh Ihsan Setiadi Latief selaku Komisaris Bio Farma, dalam sambutannya Ihsan mengatakan “Bio Farma sangat terbuka untuk menerima kunjungan dari MUI, sebelumnya dari MUI lainnya yang pernah berkunjung ke Bio Farma antara lain MUI Aceh, MUI Padang, MUI Kalimantan, MUI Cianjur dan wilayah lainnya, kami sudah berkomitmen pada kaidah Keterbukaan Informasi Publik (KIP), kami harus transparan, apalagi di era sosial media, sebaran informasi beragam, apabila tidak tabayyun informasi yang didapat bisa salah, oleh karena itu informasi tentang vaksin ini harus bersumber langsung dari Produsen vaksinnya.

“Bio Farma juga sudah membentuk tim halal internal, tim halal eksternal, dan tim advokasi imunisasi sesuai dengan undang-undang Jaminan Produk Halal yang berlaku, hingga saat ini produk yang sudah mendapatkan label halal adalah vaksin meningitis, produk lainnya masih dalam proses sertifikasi,”ujarnya.

Acara juga diisi dengan paparan tentang pengembangan vaksin halal di Bio Farma, oleh Iwan Setiawan, Sekretaris Direktorat Perencanaan dan Pengembangan Bio Farma. “Bio Farma berkomitmen untuk memproduksi produk-produk halal” ungkapnya. Kemudian MUI juga diajak untuk melihat langsung proses produksi vaksin dan mengunjungi bagian distribusi vaksin untuk melihat proses pengepakan vaksin dan mendapatkan penjelasan mengenai sistem rantai dingin vaksin untuk menjaga keamanan dan kualitas vaksin pada saat pengiriman hingga ke tempat tujuan.

Comments

Komentar Disini