Mudahkan Bayar Pajak , BNI dan Pemprov Jabar Luncurkan e Samsat

0
223
tBNI luncurkan e samsaT/ Destinasi Bandung

Destinasi Bandung – Untuk meningkatkan pelayanan pembayaran pajak daerah dan registrasi kendaraan bermotor, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bekerjasama dengan tim Pembina Samsat yakni Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Barat, Polda Jabar, PT Jasa Raharja dalam mengembangkan elektronik samsat (e-Samsat).

Peluncuran BNI e-Samsat Jabar dilakukan di Aula Barat Gedung Sate dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, dan VP Pemimpin Wilayah BNI Kantor Wilayah Bandung, Rudi Harjito, Kamis (28/4/2016).

Layanan ini bertujuan meningkatkan pelayanan pembayaran pajak daerah dan registrasi kendaraan bermotor. Layanan BNI e-Samsat JABAR ini diharapkan akan memudahkan para wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya.

Dengan kemudahan dalam membayar pajak, maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan akan mendapatkan peningkatan pendapatan daerah Jawa Barat.

“Dengan berbagai kemudahan tersebut, sinergi BNI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini akan memberikan banyak faedah bagi kedua belah pihak dan warga Jawa Barat pemilik kendaraan,” ujar Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

Dengan adanya produk BNI e-Samsat JABAR ini, masyarakat akan memberikan kemudahan, kecepatan, dan proses pembayaran yang lebih praktis dan terhindar dari praktik percaloan. Layanan anti percaloan ini diharapkan menjadi poin masuk agar masyarakat dapat mengenal BNI sebagai bank transaksional yang memiliki banyak fasilitas yang mempermudah nasabahnya.

Menurut Pemimpin Wilayah BNI Kantor Wilayah Bandung Rudi Harjito, layanan BNI e-Samsat Jabar ini diharapkan dapat memudahkan para wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya karena BNI menyediakan 1.338 ATM di Jawa Barat. Sebanyak 14.639 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kemudian tercatat sebanyak 1,7 juta nasabah BNI di Jawa Barat berpotensi memanfaatkan layanan ini.
“Berbagai kemudahan ini, sinergi BNI dan Pemprov Jabar akan memberikan banyak faedah bagi kedua belah pihak dan warga Jawa Barat khususnya yang pemilik kendaraan,” katanya.

Dari data Dispenda Jawa Barat pada tahun 2016 terdapat jumlah kendaraan bermotor di provinsi Jawa Barat kurang lebih mencapai 14,7 juta, hal tersebut menjadi potensi bisnis yang menjanjikan.

Comments

Komentar Disini