Pakistan Tertarik dengan Bisnis Fiber Optik PT Borsya Cipta Communica (BCC)

0
48

Destinasi Bandung-Pakistan Tertarik dengan Bisnis Fiber Optik PT Borsya Cipta Communica (BCC). Duta Besar Negara Pakistan Abdul Salik Khan yang di dampingi pengurus KADIN Kota Bandung berkesempatan mengunjungi pabrik fiber optik PT Borsya Cipta Communica (BCC) di Jalan Kopo, Bizpark Commercial Estate, Blok A-1 Nomor R5, Kota Bandung, Kamis (18/7/2019).

Rombongan Duta Besar Pakistan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Borsya Cipta Communica (BCC) Boris Syaifullah.

Dalam kunjungannya Duta Besar Pakistan terlihat sangat antusias dan senang sekali melihat langsung pembuatan fiber optical telekomunikasi yang di produksi oleh PT. BCC.

Dalam sambutannya Direktur PT BCC Boris Syaifullah mengatakan, suatu kehormatan terbesar baginya bisa di kunjungi oleh Duta Besar Pakistan.

“karena sebagai perusahaan yang baru tumbuh, ini di luar target kita yang mencapai nilai-nilai yang melebihi dari keinginan kita. Dan kebetulan kami salah satu perusahaan yang berada di bawah naungan KADIN Kota Bandung dan kami selalu bekerjasama dengan KADIN untuk sekretariat komite korea kota Bandung,”katanya.

Lebih lanjut Borris menuturkan, sebagai gambaran, perusahaannya sudah didatangi beberapa negara seperti Jerman, Amerika, Malaysia,Thailand, Oman dan Korea.

“Perusahaan kami sebagai laboratorium untuk kampus -kampus telekomunikasi seperti Telkom University dan akademi Telkom untuk mempelajari apa itu fiber optic dan Lembaga komunikasi lainnya.Dan mungkin kami ada renacana akan membangun akademi sendiri di bidang telekomunikasi,”katanya.

Dengan adanya pertemuan ini Borris berharap ada kerjasama lanjutan di pertemuan ini. Dan pihaknya tidak akan menutup diri untuk mentransformasi teknologi yang miliki ke Pakistan.

Pakistan merupakan negara yang baru saja memulai infrastruktur telekomunikasi. Menurut dia, Pakistan merupakan negara berkembang dan bisa jadi maju jikalau pemerintahnya serius menggarap infrastruktur telekomunikasi.

”PT BCC ini perusahaan yang memproduksi total pasif solusi. Ibarat rumah makan, total pasif solusi ini umpama berasnya. Rumah makan tidak bisa berjualan kalau tak ada beras. PT BCC merupakan perusahaan assembling yang fokus mengembangkan fiber optical telekomunikasi khususnya material passive solution (FTTX), material fiber to the home (FTTH), fiber to the antena (FTTA) serta semua aksesoris yang berbasis fiber optic,”katanya.

Boris menambahkan, PT BCC merupakan perusahaan satu-satunya di Indonesia yang memproduksi total pasif solusi. Kadin mengajak Dubes Pakistan ke pabriknya bertujuan untuk memperlihatkan, jika di Indonesia khususnya Bandung bisa menjadi mitra kerja sama business to business (B2B) untuk pengembangan infrastruktur telekomunikasi.

PT BCC sudah eksis mengekspor total pasif solusi bagi sejumlah negara. Bahkan, produknya sudah digunakan oleh sejumlah negara maju seperti Jerman, jepang hingga Amerika Serikat.

”Jadi kalau Pakistan berniat menjalin kerja sama, ya dengan senang hati. Kalau dari pertemuan tadi, saya melihat mereka sedang mencari investasi di Indonesia. Tapi yang kita harapkan, mereka investasi ke kita,”tandasnya.

Sementara itu Duta Besar Pakistan Abdul Salik Khan mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada PT BCC telah di terima dengan baik.

“Negara Indonesia dan Pakistan sudah Lama bersahabat, ini pertama Kali kita mengunjungi pabrik fiber optic di Indonesia, Saya senang sekali diajak kesini dan baru melihat produksi fiber optic di sini, misalkan nanti ditanya tentang pabrik fiber optic di Indonesia saya akan rekomendasikan PT BCC,”pungkasnya.

Comments

Komentar Disini