Pedas dan Gurihnya Seblak Abdul Bikin Kamu Balik Lagi

0
318

Destinasi Bandung- Pedas dan Gurihnya Seblak Abdul Bikin Kamu Balik Lagi . Jajanan Seblak tentunya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Bandung, karena sudah menjadi jajanan khas kuliner bandung. Jajanan yang diracik dari kerupuk di tambah dengan bumbu kencur dan sambal pedas yang membuat aroma dan rasanya menjadi gurih dan sepintas mirip dengan kwetiaw. jajanan populer ini juga tentunya sudah sangat eksis dimanapun dan sudah menjadi jajanan favorit bagi para pecinta kuliner.

Seblak Abdul Cihampelas / Destinasi Bandung

Seblak Abdul yang berdiri dari tahun 2014, bermodalkan gerobak dengan sederhana yang menyajikan jajanan seblak dengan bermacam aneka topping yang menggoda. Seblak yang berada di pinggir jalan tepatnya di depan RS. Advent, Jl. Cihampelas ini sangat banyak diminati oleh masyarakat, khususnya anak sekolahan, karena Seblak Abdul ini kebetulan dekat dengan sekolahan.

Seblak Abdul Cihampelas / Destinasi Bandung

“Kami bukanya jam sepuluh pagi sampai jam delapan malam, pembeli dapat menikmati jajanan ini setiap hari, kecuali hari minggu, karena pasarnya anak – anak sekolah, kalo minggu kan jarang juga orang yang membeli,” ujar pemilik seblaBuk Santi.

Seblak Abdul Cihampelas / Destinasi Bandung

Seblak Abdul memiliki beberapa macam seblak dengan menyediakan beberapa level, Seblak Suka Suka dengan harga Rp. 8 ribu, Seblak Pentol Tulang Rp. 13 ribu, Seblak Perdagingan Rp. 13 ribu, Seblak Tetelan Rp. 13 ribu, Seblak Suki Rp. 13 ribu, dan yang spesial Seblak Baso Aci Mang Abdul Rp.12 ribu saja per porsinya. Di sini Seblak Abdul juga menyediakan aneka topping diantaranya, kerupuk, batagor, siomay, makaroni, kwetiaw, baso, mie, tahu, cimol, pakcoy, jamur, tulang, ceker, dll.

Seblak Abdul Cihampelas / Destinasi Bandung
Seblak Abdul Cihampelas / Destinasi Bandung

“Oooh iya, disini kami juga mempunyai menu lain yang ngak kalah menggoda tentunya, yaitu Mie Seuhah, Ceker Melepuh, Cilok Goang, supaya lebih menarik juga, jadi kalo kesini ngak seblak aja, orang takut bosan makanya ditambah yang lain, kata Buk Santi yang lagi diwawancarai. ( Siti Marjani Gusti/ Desra Adi)

Comments

Komentar Disini