Pelni Manjakan Wisatawan Ke Destinasi Wisata Raja Ampat &Wakatobi

0
160
Net

Destinasi Bandung – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau yang terkenal dengan sebutan PELNI menghadirkan petualangan ke destinasi wisata penyelaman paling terkenal di dunia, yaitu Raja Ampat dan Wakatobi. Disini Anda akan dimanjakan dengan menikmati ‘hotel terapung’ kapal MV Tatamilau. Pelayaran ke Raja Ampat dimulai dari Sorong di Papua Barat pada 29 Oktober – 1 November 2015. Sementara untuk Pelayaran Wakatobi dimulai dari Baubau di Sulawesi Tenggara pada 15 – 19 November 2015.

Menurut Akhmad Sujadi, Manajer Komunikasi PT PELNI mengatakan, pelayaran ke Raja Ampat akan menuju ke Pulau Mansuar dimana penumpang bisa menyelam sekaligus snorkeling di pantai berpasir putih tersebut. Selanjutnya menuju ke titik penyelaman paling terkenal yaitu Yanbuba. Tempat menyelam lain yang dikunjungi adalah Piaiynemo, Melissa Garden dan Anita. Kapal Penumpang MV Tatamilau juga akan berhenti di Kapisawar, Manta Point, dan Pulau Arborek. Selain itu, penumpang akan menikmati kunjungan ke Pulau Holgan dan Gua Kelelawar dengan speedboat.

Untuk pelayaran Raja Ampat, Tatamilau menyediakan 14 tempat tidur di kelas satu/kelas eksekutif untuk dua orang dalam satu kamar di 7 kabin seharga Rp6,9 juta. Di kelas dua ada 10 kabin dengan 4 orang di tiap kabinnya seharga Rp5,5 juta per orang dan untuk kelas budget sebesar Rp4,4 juta. Tiket tersebut sudah termasuk makan, camilan, speedboat, asuransi, pajak dan jasa pemandu. Bagi yang ingin menyelam harus mendaftar terlebih dahulu karena terbatasnya peralatan dan akan dikenakan biaya tambahan.

Demikian pula untuk Pelayaran Wakatobi yang akan dimulai dari pelabuhan Baubau, selanjutnya kapal akan menuju Tomiang, Hoga dan pulau-pulau Wanci. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan meliputi snorkeling, diving dan wisata kota pada Wanci. Biaya tiket adalah sebesar Rp. 4,7 juta untuk Kelas Satu, Rp. 4,2 juta untuk kelas dua dan Rp3,7 juta untuk kelas Budget.

Seperti diketahui bahwa Kementerian Pariwisata dan PELNI telah berkolaborasi untuk menyediakan paket wisata bentang laut di Tanah Air. Kerja sama tersebut meliputi diantaranya adalah: penyediaan kapal, fasilitas dan alat angkut; promosi produk dan destinasi pariwisata; pengembangan sumber daya manusia; penyediaan data dan infomasi; serta promosi branding Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia.

PELNI menyediakan paket angkutan wisata bahari yang dikemas dengan kegiatan kreatif. Produk dan paket wisata tersebut seperti ke Karimunjawa, Wakatobi sampai Raja Ampat melalui kapal penumpang PELNI. Kapal wisata tersebut menyediakan hotel terapung untuk penginapan wisatawan dengan fasilitas seperti yang ada di kapal pesiar dan hotel, yaitu berupa ada kamar mandi, air hangat, dan tempat makan.

Akomodasi yang tersedia sedikitnya meliputi 50 kamar yang dapat menampung sekira 100 orang. Dari 28 armada kapal yang dimilikinya, PELNI mengoperasikan 24 kapal dan menyinggahi 94 pelabuhan di seluruh pelososk Nusantara. Pulau-pulau kecil di Indonesia Barat dan Indonesia Timur dengan fasilitas pelabuhan sederhana pun disinggahi kapal PELNI.

Kapal-kapal PELNI kini umumnya berkapasitas besar dan dilengkapi kamar berpendingin udara yang nyaman. Untuk kelas satu ada kelas spesial dengan 1 bed tempat tidur dengan kapasitas 2 orang. Fasilitasnya berupa toilet, lemari, kaca rias, dan meja kerja. Tersedia pula kelas 1 A dengan fasilitas 2 tempat tidur dengan 2 bed. Sedangkan untuk kelas 1 B, dilengkapi 4 tempat tidur dengan 2 bed bertingkat.

Sejak 2014, PT PELNI telah menyelenggarakan paket wisata bahari menuju beberapa destinasi favorit di Indonesia seperti Derawan, Raja Ampat, dan Karimun Jawa. Melihat antusiasme wisatawan, ke depan PT akan menjalankan paket wisata bahari ke Wakatobi-Takabonerate, Anambas, Labuhan Bajo, Togean, Tomini, Bandaneira, dan Bunaken. Paket wisata bahari kapal PELNI dirancang ekonomis agar mampu menjangkau masyarakat menengah ke bawah.

Informasi dan pemesanan silakan hubungi Contact Center PELNI berikut.

Telp. 021-162

Email: [email protected]

Website www.pelni.co.id.

Comments

Komentar Disini