Ray Martosono ( Ray-M) dan Karen Pooroe Sukses Konser di Belanda

0
48

Destinasi Bandung- Ray Martosono ( Ray-M) dan Karen Pooroe Sukses Konser di Belanda. Penyanyi yang menggeluti musik jazz Ray Martosono (Ray-M) bersama Karen “Idol” Pooroe, Juli lalu, melakukan konser di Belanda 11-30 Juli 2019.

Dirinya dan Karen manggung di 20 titik di Belanda, Puncaknya, mereka tampil di Kwaku Festival pada 27 Juli 2019 di Amsterdam, Belanda.

Pada ajang tersebut, kurang lebih 30 ribu orang yang hadir saat mereka meluncurkan album terbarunya “Next to The Past” yang berisi lagu-lagu Maluku yang diaransemen ulang.

“Konser berjalan lancar. Saya menyukai konser di sana, terutama di Kwaku Festival, sampai-sampai saya dan karen harus turun dari panggung utama disaat semua penonton sedang terbawa alunan suasana lagu yang kami bawakan,”ujarnya.

Selain ia dan Karen, sejumlah artis nasional Indonesia ikut meramaikan panggung utama Kwaku Festival. Mereka di antaranya Doddy Latuharhari dan Yopie Latul.

Penonton yang masih terbawa suasana lagu -lagu yang dibawakan , terpaksa harus merelakan Ray turun dari panggung. Tapi hal luar biasa terjadi dimana mereka semua masih bernyanyi ketika suara musik dan suara nyanyian kami sudah hilang.

Lebih lanjut Ray mengatakan,pihaknya dalam waktu dekat, tepatnya awal 2020 ia akan melanjutkan tour di Eropa. Kali ini, ia akan mengusung lagu-lagu asli kompilasi dari 20 daerah di Indonesia.

“Ada 20 lagu dengan memainkan 20 jenis alat musik selama 20 menit. Tur 2020 ini akan dibantu semua rekan–rekan dan keluarga dari Ray–Mate Community,” ungkap dia.

Dengan adanya proyek konser ini Ray berharap menginspirasi para musisi lainnya dan membantu mewarnai permusikan di Indonesia.

Selain itu, ada dua proyek yang sedang ia lakukan bersama rekan-rekannya.

Pertama, membuka kelas music Master Class di Bandung bersama Inang Noorsaid (Drum) dan Franky Sadikin (Bass).

Kedua, membuka R&B House of Art di Braga, tepatnya di bekas Kamal Photo. Tempat ini ditujukan untuk siapa pun pecinta seni di Indonesia terutama yang berada di Bandung.

“Agar para pecinta seni ini memiliki tempat sharing dan nongkrong yang lebih positif dan mereka pun bisa memamerkan hasil karya mereka di tempat ini,”pungkasnya.

Comments

Komentar Disini