Sabtu, April 13, 2024
BerandaEvent & PromoPopulasi Burung Blekok Terus Berkurang di Kampung Rancabayawak, Sungsang Suprapto Gelar Pameran...

Populasi Burung Blekok Terus Berkurang di Kampung Rancabayawak, Sungsang Suprapto Gelar Pameran Fotografi Burung Blekok di Herbal House by The Lodge

DESTINASI BANDUNG-Populasi Burung Blekok Terus Berkurang di Kampung Rancabayawak, Sungsang Suprapto Gelar Pameran Fotografi Burung Blekok di Herbal House by The Lodge. Berawal dari keprihatinan dengan terus menurunnya populasi habitat burung kuntul (Bubulcus Ibis) dan burung blekok (Ardeola speciosa) di Kampung Rancabayawak, Gedebage kota Bandung, fotografer Sungsang Suprapto menggelar pameran Fotografi Burung Blekok di Herbal House by the Lodge Bandung.

Fotografer Sungsang Suprapto dalam Pameran fotografi burung blekok ini berkolaborasi dengan Habitat Foundation dan Herbal House by The Lodge dengan tujuan penggalangan dana untuk penelitian konservasi dan pengembangan eko wisata di kampung Belekok desa Ranca Bayawak , kota Bandung.

Menurut Toto sapaan akrab dari Sungsang Suprapto pameran fotografi burung blekok dengan tema ‘Look At My Crown’ ini juga untuk mengajak masyarakat luas agar lebih peduli dan mencintai lingkungan sekitar kita, lebih peduli dan menghargai keanekaragaman hayati yang kita miliki.

Sebelum menggelar pameran Fotografi, Toto mengungkapkan awalnya karena kesukaan dirinya hobi motret satwa khususnya burung.

“Lebih ke penyaluran hobi, lalu lama-lama lebih dekat ke masyarakat dan lingkungan disini, sehingga saya jadi ngobrol dengan tokoh masayarakat yang prihatin dengan kondisi kampungnya.

Populasi Burung Blekok Terus Berkurang di Kampung Rancabayawak, Sungsang Suprapto Gelar Pameran Fotografi Burung Blekok di Herbal House by The Lodge

Setelah mendengar curhatan dari masyarakat kampung Rancabayawak membuat Toto langsung
diskusikan dengan kawan-kawannya dari Habitat Foundation dan langsung dibuat pameran fotografi burung blekok.

“Saya ingin mencoba keprihatinan masyarakat tentang habitat burung blekok dan kuntul diwilayah bandung Timur. Kenapa mereka prihatin, karena wilayah tersebut sudah tergerus pembangunan perumahan sehingga tinggal tersisa 2,7 hektar yang masih belum diambil oleh perumahan. Kini di kampung Blekok tinggal menyisakan 2 rumpun bambu yang masih bertahan yang dijadikan habitat burung blekok tersebut, “ujar Toto yang juga seorang Dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) disebuah kampus di jalan Jakarta kota Bandung.

Menurut Toto populasi burung kuntul di kampung Rancabayawak tiap tahun terus menurun.

Populasi burung kuntul pada tahun 2015 sekitar 3000-an ekor, sementara tahun ini hanya sekitar ratusan.

Populasi Burung Blekok Terus Berkurang di Kampung Rancabayawak, Sungsang Suprapto Gelar Pameran Fotografi Burung Blekok di Herbal House by The Lodge

Sebelumnya rumpun bambu sebagai tempat singgah dan rumah burung Kuntul masih ada 5 tinggal 2 rumpun bambu.

RELATED ARTICLES
spot_img

Most Popular