Foodiz Bagikan Apa yang Terjadi di Industri Kuliner Indonesia 2021 untuk Mempersiapkan Bisnis Kuliner 2022

Insting, itu dibentuk selama bertahun-tahun, pengalaman trial and error, dll., dan itu tidak bisa didelegasi dan dijadikan sistem. Jadi kalo mau buat perusahaan yang sustainable harus pakai data.

Pada kopdar kali ini juga dibahas mengenai cutomer behavior, kapan idealnya riset
dilakukan, dan seberapa penting sebuah riset untuk menyusun perencanaan strategis bisnis
kuliner, karena menurut Budi, Tanpa dukungan research yang kuat dengan research agency
yang credible, stakeholder belum tentu percaya 100%, apalagi kalau melakukan sesuatu yang signifikan perubahannya, harus mempunyai kekuatan yang cukup tinggi dalam analisa dan validasi. Siapa yang menguasa data, itulah yang akan menguasai bisnisnya.

Di akhir sesi, semua narasumber menyampaikan closing statementnya, Bisnis itu
analoginya kayak perjalanan, journey.

Dan journey lebih seru kalau punya tujuan. Dengan begitu tujuan mesti punya kompas atau arah.”. “Data di zaman digital ini, semakin mudah kita terima, baik itu formal ataupun kita lakukan sendiri, kayanya udah makin relevan deh kita build our compasitu lebih canggih dengan riset.