Kemenparekraf Tegaskan Disiplin Protokol Kesehatan Jadi Kunci Kebangkitan Sektor Pariwisata

Bagikan Berita-Kemenparekraf Tegaskan Disiplin Protokol Kesehatan Jadi Kunci Kebangkitan Sektor Pariwisata. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyatakan bahwa disiplin penerapan protokol kesehatan menjadi kunci bagi kebangkitan sektor pariwisata di Indonesia.

Tenaga Ahli Menteri bidang Hubungan Antar Lembaga Kemenparekraf, Arief Budiman dalam webinar dengan Alodokter bertajuk “Adaptasi Kebiasaan Baru yang Sehat, Aman, dan Produktif bagi Para Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif”, Rabu (15/7), mengatakan protokol ini perlu diterapkan sebagai upaya perlindungan terhadap wisatawan dan pelaku wisata. “Nyawa, keselamatan, kesehatan, bagi para pelaku dan konsumen adalah hal yang paling penting,” kata Arief.

Selain itu, Arief juga menyebut protokol kesehatan ini harus diterapkan dan dipatuhi sebagai upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap sektor pariwisata di Indonesia. Menurut Arief, peningkatan kepercayaan publik dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air yang terdampak oleh pandemi COVID-19.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Diganjar Penghargaan e-Procurement Award

Oleh karena itu, ia mengajak dan mendorong para wisatawan dan pelaku wisata untuk mematuhi serta menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) dalam rangka memasuki era kebiasaan baru.

Pemaparan Arief disetujui oleh anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, yang turut hadir dalam webinar ini. Menurut Ferdiansyah, faktor keamanan dan keselamatan kesehatan kini menjadi salah satu pertimbangan utama bagi wisatawan untuk berkunjung ke daerah destinasi wisata.

“Selain daya tarik wisata, hal yang paling utama yang menjadi pertimbangan bagi wisatawan adalah keamanan dan kesehatan dalam berwisata. Tentunya kebersihan lingkungan dan budaya bersih adalah hal yang utama harus tersedia dalam suatu wilayah pariwisata,” ungkap Ferdiansyah.

Baca Juga :  Sosialisasikan Pentingnya Protokol Kesehatan, Serdik M. Khalid Zulkarnaen Bagikan Masker ke Warga

Sementara itu, Quality Control Medical Manager Alodokter, dr. Ayu Munawaroh, menuturkan bahwa sektor pariwisata memiliki risiko yang cukup tinggi terhadap penyebaran COVID-19. Sehingga, para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta wisatawan perlu menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah disusun Pemerintah.