Konferensi Internasional ‘KILIC 2021’ Upaya Menduniakan Warisan Bangsa

Konferensi Internasional 'KILIC 2021' Upaya Menduniakan Warisan Bangsa

DESTINASI BANDUNG-Konferensi Internasional ‘KILIC 2021’ Upaya Menduniakan Warisan Bangsa.

Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran sukses menggelar KILIC 2021.

KILIC 2021 yang dihelat pada Kamis 7 Oktober yang lalu, dihadiri pembicara dari lima negara berbeda, Amerika Serikat, Malaysia, Indonesia Bangladesh, dan Inggris, serta menarik banyak partisipan mancanegara.

Knowledge, Information, and Librarianship International Conference (KILIC) 2021 baru pertama kali diselenggarakan namun sudah menggaet banyak pihak seperti SCOPUS, EAI Innovating Research, EUDL (European Union Digital Library), dan GoAcademica.

KILIC 2021 menghimpun 43 artikel ilmiah dari berbagai negara yang akan terindeks SCOPUS.
Joshua Kueh, Ph.D. (Library of Congress, USA), Shamila M. Shuhidan, Ph.D. (Universiti Teknologi MARA, Malaysia), Dr. Agus Rusmana, M.A. (Universitas Padjadjaran, Indonesia), Prof. Md. Shiful Islam, Ph.D. (University of Dhaka, Bangladesh).

Baca Juga :  Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Menggelar Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-61

Dr. Andrew Cox (University of Sheffield, UK), menyampaikan materinya terkait dengan indigenous knowledge serta kaitannya dengan perpustakaan dan sains informasi.

Poin pengetahuan lokal, dan pemahaman akan karakteristik masyarakat lokal (yang memahami indigenous knowledge), ditekankan oleh setiap pembicara.

Salah satu penekanan diungkap Joshua Kueh yakni memahami banyak materi, berkonsultasi dengan sejarawan, sangat ilmiah.