SBM ITB Bersama University of Malaya dan Universitas Syah Kuala Lakukan Riset Tentang Faktor Penerimaan Vaksin COVID-19 di Indonesia

Sementara itu, dari riset ini diketahui bahwa jenis kelamin, latar belakang pendidikan dan agama tidak berpengaruh pada sikap penerimaan vaksin Covid-19.

Taufik berharap, hasil riset ini bermanfaat bagi pemerintah dalam mempercepat vaksinasi di Indonesia.

Selain Taufik Faturohman, riset ini juga melibatkan mahasiswa yaitu Giofella Adesta Navaky Kengsiswoyo, Harapan dari Universitas Syah Kuala, Suhaiza Zailani dari University of Malaya, serta dosen SBM ITB lainnya, R. Aswin Rahadi dan N. Nurlaela Arief.

Tulisan ini berdasarkan artikel dalam jurnal F100 Research merupakan jurnal bereputasi Scopus Q1 , informasi lebih lengkap dapat dilihat pada https://f1000research.com/articles/10-476.