SBM ITB Dorong Pemerintah Sediakan Fasilitas Industri Kendaraan Listrik

SBM ITB Dorong Pemerintah Sediakan Fasilitas Industri Kendaraan Listrik. Foto: Pixabay. Com

DESTINASI BANDUNG-SBM ITB Dorong Pemerintah Sediakan Fasilitas Industri Kendaraan Listrik. Pemerintah didorong menyediakan fasilitas industri kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia. Saat ini, belum ada industri manufaktur mobil listrik di Indonesia sehingga menyulitkan masyarakat beralih ke mobil listrik.

Hal itu merupakan ringkasan kebijakan (policy brief) Center for Policy and Public Management (CPPM) Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung. Ringkasan kebijakan tersebut merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti CPPM, Dr. Agung Wicaksono dan Benriwan, mengenai kendaraan listrik selama 2 bulan terakhir.

Dalam ringkasan kebijakan itu dipaparkan strategi korporasi yang dapat diterapkan oleh Indonesia Battery Corporation (IBC) sebagai holding BUMN baru dalam mengoptimalkan pengembangan kendaraan listrik baterai di Indonesia.

Baca Juga :  Persib dan SBM ITB: Besarnya Potensi Bisnis Olahraga di Indonesia

Agung mengatakan, IBC dapat berperan sebagai orkestrator dalam industri kendaraan listrik. Keberadaan IBC pun perlu didukung oleh pihak swasta domestik dalam penyediaan infrastruktur seperti charging station dan swapping station.

“Pemerintah juga perlu lebih masif menginformasikan insentif kendaraan listrik baterai agar mempercepat masyarakat untuk beralih dari mobil berbasis Internal Combustion Engine (ICE),” kata Agung, Selasa 18 Mei 2021